Stop! Jangan Rusak Masa Depan Anak dengan Kalimat ini!

Yang namanya anak-anak, pasti ada kalanya ia nakal, rame, dan membuat jengkel. Apalagi ketika anak membuat jengkel dikala orang tuanya sedang sibuk atau lelah sepulang dari bekerja.

Ketika orang tua pulang bekerja, pasti dalam keadaan lelah. Dan sewaktu pulang ke rumah, sang anak malah membuat jengkel. Tentu saja amarah orang tua langsung memuncak.


Kelelahan dapat membuat marah semakin tersulut. Oleh karena itu, tak jarang para orang tua memarahi anaknya. Melampiaskan kekesalan kepada anaknya.

Padahal hal itu seharusnya tidak dilakukan. Karena ketika marah, segala perkataan dapat keluar. Termasuk perkataan terlarang yang seharusnya tidak didengarkan oleh anak.

Inilah kalimat yang sebaiknya jangan diucapkan kepada anak jika tidak ingin masa depannya rusak :
"Kamu memang anak yang tak berguna!."
"Seandainya kamu tidak ada, pasti semua ini tidak akan terjadi."
"Terserah kamu, Mama tidak peduli lagi denganmu!."
"Kalau kamu nakal, Mama akan meninggalkanmu disini."
"Seharusnya kamu malu dengan diri kamu sendiri!."
"Gara-gara kamu Mama dan Papa bertengkar."
"Sudah! Biar Mama saja yang melakukannya, kamu memang tidak becus."
"Kalau kamu tidak nurut, berarti kamu bukan anak Mama!."
"Seharusnya kamu itu bisa pintar seperti teman kamu itu."
Itulah kata terlarang yang sebaiknya jangan diucapkan kepada anak. Anak sangat mudah terpengaruh, perkataan apapun dapat ia ingat seumur hidupnya. Meskipun ia nakal, tapi ia sama seperti anak yang lain. Butuh perhatian, kasih sayang, juga pujian.

Sebaiknya beri anak pujian dan jika ia melakukan kenakalan, berikanlah nasihat. Jangan langsung memarahinya. Menjadi orang tua juga harus sabar menghadapi anak.